Tagihan Listrik di Banding Tenaga Surya

Bila ada jaringan PLN swasta di kampung senanglah hati kita, rumah kita terang lingkunganpun terang, memangsih ada yang bilang mahal tapi sebenarnya murah, murah bila dibandingkan dengan yang empunya genset dan yang pakai tenaga surya, coba bayangin harga PLN swasta di kampung 7.000/Kwh sebulan bayar 210.000,- kalau yang punya Genset pengen terang semalaman butuh minimal 4 Liter BBM belum lagi ditambah biaya perawatan, oli dll. Bila dibandingkan dengan Genset Agung yang teorinya bisa 1 Liter/Kwh masih tetep murah Listrik kampung karena 1 Liter BBM rata2 dipengecer 7000,- belum lagi perawatan, oli, aki, cas aki, inventer dan ada yang namanya efisiensi (tenaga hilang di jalan) untuk Genset teorinya Agung.

Bila dibanding tenaga suryapun masih murah PLN kampung, hitungan kasar Agung butuh dana minimal 10jt bila di cicil 2 tahun sesuai umur AKI sebulannya 416rb, hampir 2x lebih mahal dari PLN kampung. Tenaga suryakan tahan 25 tahun ko cuma di hitung 2 tahun?..... Memang tenaga surya tahan 25 tahun tapi AKI cuma 2 tahun karena setelah itu kapasitasnya akan menurun trus inventer dan penyetabil tegangan apa tahan juga selama 2 tahun?.... kalau kita hitung cuma AKInya saja sudah mencapai 150rb/bulan untuk pemakaian rata-rata 1Kwh/hari.

Saran Agung untuk yang pakai PLN kampung dan masih merasa kemahalan pakai aja lampu LED, Agung jual ko trus TVnya juga pakai yang hemat energi (bisa dipesan).

PLN kampung biasanya nyala cuma malam hari. Bagi yang ingin nonton TV siang hari bisa bisa pakai AKI, Cas AKI dan inventer. Harga AKI bisa jadi patokan, maksudnya kalau kita beli AKI yang 20Amper dengan harga 300rb kita juga butuh Cas Aki 10Amper dengan harga sekitar 300rb begitupun dengan inventernya kita beli yang harga 300rb.